Catatan Harian Mahasiswa Indonesia (Bagian Kesepuluh)
AWAL TERINDAH
Masa bergelut dengan jiwa
melantunkan sajak dalam kata
menyatu…dan berbuah makna
mengubah paradigma tentang kita
awal indah tuk cinta seorang hamba
kepada hawa…sang pujaan damba
cintanya bertahta dan bertitah bangga
bahwa ia ingin bersama
Aku dan Dirinya
Keluh kesah, suka ataupun duka
membuat kita utuh menjadi manusia,
untuk saling mencinta..selamanya
Aku ingin memetik sakura, saat ia harus bersemi dekat Fujiyama
tapi tulip begitu indah menawarkan pesonanya
walau tak mampu memungut edelwis di puncak sana
ingin kuungkap saja…bahwa pujangga hanya punya kata
tanpa sakura…tulip..apalagi edelwis..aku tetap maju menjemputnya
bukan untukku…apalagi untuknya,
karena ini… sudah cinta yang bicara
itu saja
assalammualaykum, mas abbas…
spertinya uda mulai berpuisi ni??
hmm…
keren mas puisinya, kenyataan perasaan kah…?:)
apa kbr akh??
avi
June 22, 2009 at 12:04 am