Meng-Iwan Fals

Untuk kedua kalinya, aku menonton konser musik. Dan semuanya terjadi di Yogyakarta, tepatnya di kampus tercinta. Yang pertama di gelar oleh FEB UGM bertajuk UGM Jazz Festival dan kemarin atas prakarsa FH UGM menyambut Dies Natalis yang ke-65 bertema Justice For Indonesia with Love.  Selain kegiatan konser, dalam acara ini juga dilaksanakan pengumpulan dana yang berasal dari penjualan tiket,  yang semuanya disumbangkan untuk pengungsi Merapi.

Untuk memeriahkan acaranya, Iwan Fals diundang sebagai salah satu tamu. Sang Maestro berkesempatan menghibur selama satu jam ditemani beberapa tembang lawas, di antaranya Oemar Bakri, Kesaksian, Izinkan Aku Menyayangimu, Manusia Setengah Dewa, Wakil Rakyat, dan Bongkar.

Kesempatan ini sudah lama kutunggu. Karena sejak kecil almarhum Papa sudah rutin memberi asupan lagu-lagu Kang Iwan dan lagu yang sering kunyanyikan waktu itu adalah ‘Orang Pinggiran’. Namun, lagu ini tak sempat dinyanyikan olehnya kemarin *-*.

Setiap dia menyanyikan lagu-lagunya itu, mengemuka keberpihakan dan prinsip-prinsip hidup yang ia yakini. Sederhana tapi mengena. Wajahnya pun ikut menyiratkan, konsistensinya menyuarakan suara ‘mereka’. Sesekali Orang Indonesia (OI), yakni kumpulan penggemarnya, meneriakkan Iwan for President tanpa aba-aba darinya.

Yaa..kata Gie, mereka itu adalah ‘Orang-Orang Malang’. Suara mereka adalah realitas yang sering diabaikan.  Entah harus sampai berapa lagu lagi, rezim yang berkuasa di negeri ini mampu menjalankan amanat rakyat dengan baik.

Lagu-lagu yang ia nyanyikan tak ubahnya seperti bicara tentang masa depan. Tetap aktual dan kontekstual mengikuti berdirinya negeri ini. Harga-harga yang kian melambung tinggi, para pejabat sibuk memperkaya diri dan kerusakan terjadi di mana-mana karena ulah kita sendiri.

Iwan menafsir semua realitas tadi dalam alunan melodi murni khas suara hati. Sesekali aku hanya bisa tertunduk dan tak mampu bersuara bersama yang lain mengikuti lirik yang ia lantunkan.

Mari kita Meng-Iwan Fals…bukan berarti jadi Iwan fals..tapi, memahami, meneladani, dan menjadi lebih baik dalam memperjuangkan kebenaran

#Met Milad FH UGM, semoga tetap konsisten mencegah lahirnya mafia2 hukum baru di negeri ini. Aamin

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s