Ramah dan MURAH!

Keistimewaan Jogja, bukan hanya karena orang-orangnya yang ramah, namun biaya hidup yang murah:)

Anggapan ini bukan hanya rumor karena bisa blogger jadikan data dan fakta…kalau masih tidak percaya, silahkan datang mencoba.

salah satu yang ingin kuulas adalah soal makan. yup..seperti post sebelum2nya tentang kuliner, mulai dari Angkringan van Jogja, FoodFezt, Pawon (Cekidot langsung yaa..)

1. Soto Sapi Monjali

Bila tidak sedang shaum, sarapan pagi wajib menyantap makanan ini. Amboi…rasanya seperti tak pernah habis di lidah ini. lagi dan lagi….ampun!! harga, jangan tanya..hanya 4500 semangkok. cukup murah bukan? namun, hati-hati..kemurahan bisa jadi tidak belanjut, karena kemungkinan besar diri ini tergoda dengan ‘pernak-pernik’ yang mengikutinya, seperti sate jeroan (usus, hati, limpa….yummy, per tusuk, Rp. 1500), kerupuk beraneka rupa, dan gorengan (mulai dari tahu, lumpia, dan keturunan sejenisnya..hehe). Warung soto ‘terenak’ dan terdekat dengan kontrakanku ini selalu penuh. Subhanallah…yang menarik, warung ini buka full time, dari pagi sampai sore aja sih. namun frekuensi massa yang ‘berdemo’ selalu setia..lokasi warung ini berada di Jalan Pandega Marta Raya sebelum Monjali (Deket PDAM)

2. Olive Fried Chicken

Ada banyak varian Fried Chicken di Jogja, namun Olive adalah “the rising star”. Ia memang baru nongol sejak Mei lalu. Namun, jangan tanya kalau soal rasa dan gurihnya…ngga nahan!!! kerasa banget bumbu dan aroma khasnya..setiap datang ke tempat ini aku selalu mengkondisikan lambung dengan menu andalan Teh-1, yang terdiri dari nasi+es teh+sayap dan tambahan 1 sayap lagi..hehe…soal harga, jangan cemas, karena  Teh-1 hanya hanya diganjar dengan hukuman 5000,-…asik bukan!!! Olive Fried Chicken buka harga 5000-10000..selain menu Fried Chicken, ada juga sphagetti, beef burger, dan sandwich. Namun, kami bingung kalau ditanya, apa hubungannya dengan Popeye dan Brutus? hehe..soalnya, ada gambar olive (kekasih popoye) dan anak kecil yang menjadi background

3. Mie Aceh Pidie.Com

Medan kini ada di Jogja..hoho. Koq bisa? Setidaknya cita rasa masakan ala Medan perlahan mulai menemani. Salah satu sajian khas itu adalah Mie Aceh!! Selain Kwe Tiaw, aku sangat menyukai Mie Aceh. Kenapa suka? karena rempah2 tajam ala rendang plus pedesnya, MANTAP! Jadilah mie aceh ini sering menemani saat sore atau malam tiba. Warung ini baru buka, dan berlokasi tidak berjauhan dengan Olive Fried Chicken di Monjali (Sebelum Simpang Arah Teknik UGM). Jangan khawatir lagi-lagi soal harga…perhatikan dengan teliti yaa…hehe


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s