Aktif Berorganisasi #6

1. Kuantitas mahasiswa untuk aktif di organisasi trennya semakin menurun

2. Apalagi bicara kualitas…fiuuh

3. Mohon kebijaksanaan mas-mas senior untuk tidak melupakan kampus tercinta

4. Setiap pelatihan, idealnya para alumni ‘terlibat’ dan ‘berinisiatif’ membersamai para adik-adik. Mereka masih butuh figur teladan

5. Tidak banyak ‘figur’ yang bisa dijadikan teladan bagi adik-adik, dalam bergerak dan berkarya

6. Selain soal role model dari alumni, terjadi orientasi dikotomik, ipk atau aktif organisasi. Padahal keduanya saling melengkapi

7. stimulus dan insentif positif dari pihak kampus untuk mendorong iklim yang kondusif bagi mahasiswa aktif jg semakin jauh dari harapan

8. repotnya, mahasiswanya malah kurang kreatif. Hanya sedikit yang bisa bertahan dan keluar dari masa lalu

9. di antaranya, kelompok studi dan para wirausahawan. Mereka berhasil membaca peluang dan banyak mendapatkan kesempatan

10. problem berikutnya, orang-orang yang sudah sadar dg aktivismenya, asik sendiri. Lupa bahwa berkarya memerlukan sinergi dan inovasi

11. organisasi mahasiswa hari ini agak kesulitan membuat narasi dan merekonstruksi realitas

12. ukuran & parameternya ansih eksistensi, materi, bahkan msh terjebak pada kepentingan politik praktis & rutinitas tanpa visi yg jelas

13. hari ini, organisasi mahasiswa lebih suka menikmati konstruksi realitas oleh media yg terkadang hiperrealitas

14. Antara ada dan tiada peran organisasi mahasiswa di mahasiswa apalagi masyarakat…jd jgn terlalu berharap

15. Berharap akan kecewa! karena mahasiswa dan organisasi dituntut untuk lebih banyak berkarya dan berwacana

16. kalau dulu boleh berwacana dulu, skrg berkarya harus di awal, karena masyarakat jenuh dengan ‘kata yang tak bernyawa’

17. biaya, beban akademik yg tinggi, lingkungan konsumtif membuat mhssw berfikir ulang utk ikt organisasi

18. berorganisasi adlh salah satu cara mahasiswa utk lbh dewasa menyikapi realitas maupun problem. kl makin dikit yg ikt, berarti..

19. solusinya, para pegiat organisasi dituntut menjadi teladan, terus berinovasi, tidak asik sendiri (membumi)

20. ‘utk sang teladan’, memang diharapkan mampu menciptakan lokus-lokus kecil kaderisasi agar dapat meneruskan perjuangannya

21. biasa disebut kelompok epistemik yang memang arahannya untuk membangun sinergi jangka panjang membangun kampus dan Indonesia

22. inovasi terkait kemasan dan substansi kegiatan. usahakan ‘renyah’ namun ttp berisi dan relevan dengan kondisi sekarang

23. contoh inovasi yang dimaksud, bagaimana memanfaatkan jejaring sosial semacam fb/ twitter/ym/skype untuk berdiskusi rutin

24. nunggu #bemsi jadi trending topics atau hal-hal terkait dengan progresifitas organisasi mahasiswa jd pembicaraan tweeps & facebookers

25. atw memberi tempat kepada para alumni / tokoh sharing success story mereka berkontribusi saat menjadi mahasiswa secara berkala

26. dalam konteks membumi, para organisatoris biasanya sering lupa. Terlalu asik dengan dunianya

27. pemikiran atau tindakan memang harus punya prinsip, namun untuk menghasilkan perubahan dan perbaikan, kita tetap butuh massa

28. bahasa sederhana, tulisan ringan, pemikiran mencerahkan hingga penampilan bersahaja, setidaknya bisa membuat rekan2 yg lain nyaman

29. organisatoris koq ngga mandi, jarang kuliah, ipk mau mati suri, serta ketidakjelasan lainnya

30. para organisatoris plg mudah diterima oleh siapa saja asal tetap berintegritas dan konsisten

31. penyebabnya tidak lain, karena di organisasi, para organisatoris terbiasa dengan masalah dan menerima amanah

32. sayangnya, skrg banyak yg menjadikan organisasi sbg ‘batu loncatan jabatan’, wajar pada karbitan dan ngga bedanya dengan yang lain

33. berorganisasi biasa kalau berorganisasi plus berprestasi itu luar biasa!

34. di masa mendatang, kebutuhan atas aktivis-aktivis berprestasi semakin besar

35. kalau dulu aktivis berprestasi itu biasa, sekarang..agak sulit dan jarang. tertarik membuktikan tweeps?

36. klu keyword dua kata ini dipahami dgn baik, yakni berprestasi dan berorganisasi, maka mahasiswa bersangkutan nikmat banget hidupnya

37. di organsiasi kita memberi untuk orang lain dan berprestasi memenuhi amanah kepada orang tua. buat kita apa? ini jawabnya..

38. pengetahuan, pengalaman, beasiswa, jejaring, kematangan emosi,…tapi, kalau buat saya, ngalir itu ttp lebih baik

39. lakukan yang sebaik mungkin dan niatkan diri memberikan yang terbaik untuk peran apapun yang dimiliki

One thought on “Aktif Berorganisasi #6

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s