Mapres #44

  1. yup, Mahasiswa Berprestasi ( punya banyak tafsiran, namun, yang jelas iya sebentuk pengakuan atas kontribusi dan prestasi yang sudah dilakukan
  2. ..mengapa kata kontribusi di awal setelah prestasi?
  3. ..pertama, utk meluruskan makna , bahwa apapun yg akan diraih, memiliki esensi berupa manfaat. bkn sekedar eksistensi diri hebat..
  4. ..bila diri jadi utama, mk akhirnya biasa. dan karena kita ingin berbeda, maka sebenarnya adalah mereka yang konsisten bermanfaat
  5. bila diri biasa bermanfaat, maka iya pasti . karena esensi ini merangkai utuh makna dunia bahkan akhirat, untuk apa kita tercipta
  6. kedua, kontribusi menjadi penting, mengingat byk masalah di negeri ini membutuhkan solusi segera. dan mahasiswa di era spt skrg..
  7. sudah seharusnya mulai mengubah fokus orientasi gerak, dari diri kepada byk pribadi. agr tak skedar hidup, namun mampu menghidupi
  8. ketiga, kebaikan harus berlanjut..jangan sampai berhenti di diri dan utk hari ini..
  9. …orang-orang yang konsisten bermanfaat, harus turut ‘mendidik’ yg lain, agar terjadi siklus regenerasi kebaikan..
  10. secerdas & sehebat apapun tuips, jangan sendiri .krn kompleksnya masalah serta dinamika kehidupan membutuhkan kecerdasan kolektif
  11. jadi, desain sistem, rencana program, hingga rekrut mereka yang siap turun tangan, perlu dilakukan..
  12. nah, setelah kontribusi, ada prestasi, apa maksudnya?
  13. konsistensi dari manfaat yang diberikan akan menghadirkan apresiasi dalam berbagai bentuk..
  14. ..mulai beasiswa, hadiah, hingga tawaran pekerjaan setelah lulus kuliah. namun, jangan terlena dulu. kenapa?
  15. ..bila niat tak lurus, jadinya biasa, tak lagi istimewa
  16. yang baik fokus kepada potensi dan bakat yang ia miliki. Misal; nulis..
  17. ketika ia menulis, ia tak sekedar menulis. tulisannya mampu bernyawa dan menggerakkan massa. bagaimana caranya?
  18. ia gunakan data, fakta, dan cerita untuk menguntai pengetahuan dan pengalamannya ..
  19. ..tulisannya jd bukan sekedar rangkaian kata yang hampa, ia malah mampu bicara lebih kuat dari suara bahkan sepanjang masa
  20. tulisan yg dihasilkan akhirnya mampu menggetarkan, krn membuka pikiran & mereproduksi harapan, krn perubahan butuh tindakan
  21. bagaimana dengan yang aktif di organisasi? ngga jauh beda dengan yang suka nulis..ia fokus efek dari setiap program yang dilakukan..
  22. manfaat ke organisasi apa? ada perbaikan kualitas pengurus atau bs nambah uang kas sehingga bs mendesain program yang lebih baik lg?
  23. ke publik bagaimana? apakah ada perubahan mindset atau pemahaman baru yang mereka peroleh dengan kegiatan ini?..
  24. di luar itu semua, apa yg bs kt lakukan bersama agar masalah yg kita hadapi segera tuntas? atau minimal, ada tindaklanjut acara ini?
  25. artinya, kegiatan organisasi bkn sekedar ajang eksistensi alias event organizer..namun, hrs mampu bawa nilai, prinsip, dan idealisme
  26. trus buat yang suka wirausaha gimana? peluang untuk jadi sangat terbuka juga sebenarnya, asal segera eksekusi ..
  27. teori terbukti tak membesarkan seorang entrepeuner. krn modalnya, berani dan inovasi tanpa henti..
  28. …bila Sukarno-Hatta, founding fathers, mk Sri Sultan HB IX adlh funding father, dgn 6 juta gulden sbg hibah membantu republik..
  29. ..setiap ide tak selalu linier dengan dana, namun, tanpa dana..ide tetaplah jadi wacana. begitu pun masa awal Indonesia Merdeka
  30. jadi, mahasiswa entrepeuner itu sesuatu bgt, bila ia bersinergi dgn yg lain utk bangun negeri ini. hitung2 belajar taat byr csr:)
  31. jadi, udh kebayang itu apa dan gimana tuips?

2 thoughts on “Mapres #44

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s